Thursday, July 18, 2013

Hidup di Antara Narkoba


Artikel kali ini tentang dimo yang bertahan Hidup di Antara Narkoba. Hari jum’at tanggal 16 Februari 2013, Tidak seperti biasanya dimo harus berangkat kerja. Hari itu dimo kebetulan sedang tidak masuk kerja dikarenakan libur.
Walaupun dimo libur, dia harus tetap mengerjakan kewajibannya sebagai seorang anak yang berbakti kepada orang tua. Maka dari itu dimo melakukan aktifitas mencuci baju dikalah itu.

Setelah selesai mencuci baju, Dimo pun bersiap untuk masuk pada tahap penjemuran baju. dimo mengangkat ember tempat untuk membawa pakaian yang telah dicuci olehnya ke tempat penjemuran. Kebetulan letaknya di lantai 2 , sesaat dimo keluar pintu untuk menjemur pakaiannya. Dimo terdiam sesaat , karena menghirup udara yang asing. Hatinya berkata ” bau apa ini ? Apa ada yang bakar pada siang hari yang terik ini ” Selidik punya selidik , dimo pun mngetahui asal bau itu dari mana. Dimo pun terkejut melihat anak yang masih dibawah umur menghisap narkoba jenis ganja. Ter-iris hati dimo melihat kejadian itu. Seharusnya anak sekecil itu tidak melakukan hal keji seperti itu. Sebagai penerus bangsa seharusnya dapat membawa nama indonesia dikanca dunia lewat prestasi. Namun yang disaksikan dimo itu tidak mencerminkan generasi penerus yang dapat mengharumkan nama bangsa di kanca internasional .

Ironis memang melihat itu semua, dibutuhkan peran orang tua, masyarakat dan pendidikan agama sejak kecil itu faktor utama untuk mencegah semua itu terjadi.
Hari demi hari dilewati oleh dimo tinggal dilingkungan para pecandu narkoba . Kini narkoba telah menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan pada lingkungan dimo. Hanya dimo dan sebagian kecil pemuda lah yang tidak menggunakan narkoba. Mengingat mengunakan narkoba dapat merusak segalanya. Dari hal yang terkecil sampai terbesar. Dan narkoba tidak bermanfaat jika digunakan.
Pesan untuk para pemerintah yang mempunyai kekuasaan dan serta para penegak hukum : cobalah menyisir tempat-tempat yang rawan menggunakan narkoba. Menangkap produsen-produsen narkoba dan memberi hukum yang seberat-beratnya. Kalau memungkinkan hukuman mati layak diterapkan karena berapa banyak anak bangsa yang mati karena narkoba.

Di tulis oleh
Antoni CLianto

Catatan : Artikel ini adalah hasil pindahan dari website saya yang lama . ( jakarta.id1945.com)
Judul: Hidup di Antara Narkoba; Ditulis oleh ACL Toni; Rating Blog: 5 dari 5

0 komentar:

Post a Comment

DILARANG MEMBERIKAN LINK HIDUP DI BADAN KOMENTAR