Donasikan harta anda di jalan ALLAH SWT

Segera investasikan harta anda dengan donasi untuk bekal nanti di Akhirat. Anda dapat mendonasikan sebagian rezeki anda ke Mesjid yang saat ini sedang di renovasi atau dibangun. Saya hanya sebagai perantara saja. Semoga amal kita diterima Allah SWT.

Kisah Barseso Yang Terkena Tipu Daya Setan

Dahulu ada seorang ulama yang terkenal dimana-mana. Mampu berjalan diatas permukaan air karena sangat sholeh. Namun akhir hayatnya tidak cukup baik, karena terkena tipu daya setan yang menyamar seperti manusia.

Langit Dan Bumi Ini Tidak Terjadi Dengan Sendirinya

Dalam cerita ini adalah tentang seorang komunis dan seorang ulama. Seorang komunis itu berpendapat bahwa langit dan bumi terjadi dengan sendirinya tanpa ada penciptanya. Sedangkan seorang ulama mempunyai pendapat yaitu langit dan bumi ini terjadi karena ada penciptanya, tidak dapat terjadi dengan sendirinya.

Sunday, May 7, 2017

Apa Yang Salah Dengan Jenggot, Celana Cingkrang dan Bercadar ?

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kita semua banyak nikmat. Terutama nikmat iman dan islam. Pernahkah kalian mendengar hinaan yang kurang pantas untuk orang yang berjenggot dan memakai celana cingkrang. Ada juga untuk wanita bercadar ada sebagian orang yang suka mencela dengan tidak sopan. Ketahuilah sahabat, penghinaan ini tidak terjadi dengan sendirinya. Ada upaya untuk menimbulkan kebencian terhadap orang-orang yang menggunakannya.

Bertakwalah kepada Allah, jangan sampai kita menjadi salah satu bagian orang yang mencela sunnah Nabi Muhammad Shollallahu `alaihi Wa Sallam. Tulisan ini dipicu oleh postingan seseorang yang mengomentari foto anak-anak SD yang ditanamkan ajaran sunnah sejak dini.Perhatikan kalimatnya "Ini gak tau dimana. Tapi sedih juga melihat anak SD sudah di doktrin untuk bercelana cingkrang. Jangan2 SMP nanti diwajibkan berjenggot..". Bukti fanpagenya ada dibawah ini silakan dilihat :

Apa Yang Salah Dengan Jenggot, Celana Cingkrang dan Bercadar ?

Sebenarnya apa salahnya jika murid SD ditanamkan ajaran agamanya? Ko malah sedih sih dia ? sebenarnya kita yang sedih melihat orang yang melecehkan dengan menyebut ini adalah doktrin. Semoga orang diatas dapat menikmati indahnya hidayah dan kembali kejalan yang lurus, tidak menjadi bagian dari khawarij(orang yang keluar dari jalan yang lurus).

Apa Salahnya Jika Wanita Bercadar ?

Saya juga jadi teringat oleh seseorang yang dituduh sebagai teroris didepan saya hanya karena menggunakan cadar. Kejadiannya beberapa bulan yang lalu saat sedang tugas ke daerah kelapa gading. Saat sedang asyik menikmati makanan, ada seorang wanita bercadar keluar dari dalam dan ingin mengambil kerupuk. Tepat dibelakang saya, ada dua orang laki-laki yang sedang makan dan salah satu diantaranya meneriaki dengan kata "teroris, teroris,teroris".

Saya menoleh kebelakang dan saya liat dengan pandangan yang kurang bersahabat. Ada apa orang ini ? kebanyakan nonton media mainstream jadi tidak menggunakan filternya, mana yang fakta mana yang cuma khayalan "dalam hati saya berbicara". Saya biarkan berlalu hingga kita semua selesai makan dan tenang.

Pada saat ingin bayar makanan, ketemu lagi dengan orang tersebut. Kebetulan sekali untuk menegurnya "momen indah".
Saya : Mas maksudnya apa bilang teroris teroris saat mba cadaran tadi keluar ?
Dia : ngga mas, saya hanya bercanda saja.
Saya : kalau bercanda jangan kelewatan, cadar itu sunnah Nabi Muhammad Shollallahu `alaihi Wa Sallam. Jangan asal cela dan hina saya tidak suka liatnya.
Dia : iya mas maaf, saya hanya bercanda.
Padahal saya awalnya agak takut dan tidak berani untuk menegur orang tersebut. Tapi saya teringat oleh firman Allah SWT dalam QS At Taghaabun [64] : 11]  "Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang, kecuali dengan izin Allah. Barang siapa yang beriman kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu".

Jadi intinya kita harus ingkar mungkar dan mengetahui apa saja sunnah Nabi Muhammad Sholallahu `alaihi Wa Sallam, jangan sampai kita melecehkan dan menghinanya. Banyak sekali hinaan dari orang-orang yang tidak mengenal ajaran sunnah.

Catatan yang paling penting ya "Rosulullah Shollallahu `alaihi Wa Sallam mengislamkan arab, bukan mengarabkan Islam. Islam itu satu, tidak ada islam arab, tidak ada islam eropa, dan tidak ada islam nusantara. Jangan mau dibodohi oleh orang liberal dengan opini-opini yang menyesatkan seperti "kita Islam nusantara, berbeda dengan Islam arab".

Saat ini sedang gencar pendangkalan aqidah, anda harus berhati-hati dalam mencari guru ngaji, pergaulan dan teman sejati.

Tuesday, February 14, 2017

Sikap Muslim Dalam Memilih Pemimpin, Orang Kepercayaan, Dan Teman Setia

Bertaqwalah kepada Allah, sebagai muslim harus pintar dalam menentukan sikap. Ikutilah ulama yang saat ini dibenci oleh kaum kafir, munafik dan musyrik.


Menaggapi pilkada serentak yang jatuh pada hari ini(15/02/2017), menghimbau untuk muslim untuk vote muslim. Jika memang pasangan calon semuanya muslim anda bebas menentukan siapa yang menurut anda pantas dan mampu.

Untuk muslim yang wilayahnya terdapat pasangan calon dari golongan kafir sebaiknya memilih muslim. Karena anda sudah membantu saudara sesama muslim untuk mengalahkan kubu kafirin.

Tidak perduli apa yang sudah dilakukan oleh kafir tersebut, mau sudah bangun mesjid di daerah anda atau mungkin orangnya tidak korupsi. Itu semua pandangan yang terlihat oleh mata, tidak sepenuhnya benar bisa saja salah. Hal yang paling penting anda tidak meninggalkan orang orang muslim dan mendahulukan orang kafir dalam pemilihan ini. Berikut ini sesua dengan ayat di dalam Al-Qur'an:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi wali (pemimpin) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah kami ingin mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu)?” (QS: An Nisa’ [4]: 144)

Bagaimana jika pemimpin kafir itu sudah teruji dan mampu membangun kota lebih baik dari yang muslim. Saya ambil filosofi dari hadist Rasulullah SAW dalam memilih pasangan hidup :

Al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Wanita dinikahi karena empat perkara; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya; maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscaya engkau beruntung. (HR. Bukhari).

Sebaik apapun wanita, masih lebih baik anda pilih agamanya. Sesuai hadits anda akan beruntung memilih wanita sholehah. Karena harta, kecantikan tidak abadi. Dan jika keturunan, ketahuilah kita semua berasal dari satu yaitu Nabi Adam AS. Dahulukan agama dari kepentingan lainnya agar kalian beruntung.

Dan untuk saudara muslim seiman yang ingin golput dengan banyak alasan sistem di Indonesia bukan sistem islam dan ada juga yang merujuk pada hadist dibawah ini:

Dari Abu Musa Radhiyallahu anhu dia berkata, “Saya masuk menemui Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersama dengan dua orang dari kaumku, lalu salah seorang dari kedua orang itu berkata, “Jadikanlah (angkatlah) kami sebagai amir (pejabat) wahai Rasulullâh!” Kemudian yang seorang lagi juga meminta hal yang sama. Maka beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya kami tidak akan mengangkat sebagai pejabat orang yang memintanya dan tidak juga orang yang tamak terhadap jabatan itu” Hadits Shahih. Telah dikeluarkan oleh al-Bukhâri (2261, 6923, 7149, 7156 & 7157) dan Abu Dâwud (2930, 3579 & 4354) dan an-Nasâ-i (5382) dan yang lainna.

Bertaqwalah kepada Allah, di dalam hadist ini keduanya muslim. Berbeda konteks dengan mendahulukan memilih pemimpin muslim dari kafir. Jika memang semua pasangan calon muslim, anda boleh memakai hadist ini. Namun dalam hal ini bantulah saudara muslim anda untuk dapat mengalahkan orang kafir. Bayangkan jika anda dan golongan anda memilih golput dan kafirin yang menang ? Apakah anda yakin tidak diminta pertanggungjawaban kelak ?

Mengangkat pemimpin ibarat memilihkan suami untuk adik atau saudara. Jika anda memilih orang muslim maka setiap dosa yang dilakukan akan menjadi tanggung jawab suami tersebut. Namun jika anda memilih seorang kafir, anda akan mendapatkan dosa terus menerus karena memang tidak boleh menikah seorang muslim dengan kafir (berbeda agama).

Wallahu a'lam, yang baik datangnya dari Allah dan yang buruk dan keliru itu kesalahan pribadi. Saya mohon ampun kepada Allah jika artikel ini keliru dan ada kesalahan, saya hanya manusia biasa yang penuh dengan dosa.