Saturday, July 5, 2014

Budak Yang Ternyata Wali Allah SWT

Budak-Yang-Ternyata-Wali-Allah-SWTArtikel kali ini adalah sambungan cerita dari postingan berjudul "ulama yang pakaiannya kotor". Silahkan di simak atau jika belum membaca artikel sebelumnya silahkan membacanya. Agar dapat mengetahui cerita selengkapnya.

Ulama yang pakaianya kotor itu pun tidak mengganti pakaiannya ataupun beranjak pulang. Ia melanjutkan ceramah untuk mengisi acara yang sedang berlangsung. Dalam ceritanya beliau menceritakan tentang seorang budak yang ternyata seorang wali Allah.

Ulama itu memulai ceramahnya dan beginilah isi ceramahnya kurang lebih. Pada zaman dahulu kala ada suatu perkampungan yang sangat kering. Hujan tak kunjung datang untuk menyapu dasar tanah. Kekeringan dan kelaparan terjadi dimana-mana.

Sudah banyak cara untuk mengundang hujan turun. Namun, hujan pun tidak turun juga. Akhirnya tokoh masyarakat setempat berencana untuk mengadakan solat istiqoh ( solat meminta hujan ). Hanya itu salah satu cara untuk meminta hujan kepada Allah SWT. Sudah seharusnya seorang hamba meminta pertolongan kepada sang pencipta langit dan bumi.

Pada saat waktu yang ditentukan tiba. Masyarakat pun berbondong-bondong untuk melakukan solat istiqoh. Dengan pakaian bagus nan indah ulama dan masyarakat melaksanakan solat istiqoh. Namun hujan pun tidak turun juga setelah solat dilaksanakan. Mereka pun semua kebingungan dan sedikit kecewa karena hujan tidak turun.

Tak lama masyarakat dan sesepuh membubarkan diri, munculah seorang pemuda berpakaian sederhana. Ia langsung mengangkat kedua tangannya untuk berdo'a. Seketika hujan pun turun dari langit membasahin bumi. Para jama'ah pun terkejut akan do'a pemuda itu yang langsung dikabulkan oleh Allah SWT.

Sesepuh dan parah ulama setempat langsung hendak menghampiri pemuda tersebut. Namun sang pemuda itu berlari dengan cepat. Karena rasa penasaran semua kalangan masyarakat, akhirnya mereka semua mengikuti sang pemuda tersebut.

Sampailah pemuda itu dan bergegas untuk masuk ketempat dimana dia tinggal dan bekerja. Masyarakat pun akhirnya mengikuti pemuda, para ulama sudah mengetahui bahwa dia itu adalah seorang wali Allah. Karena ketika dia berdoa maka doanya langsung dikabulkan.

Akhirnya para ulama dapat menemuinya dan berbincang sedikit namun diperbincangan yang sedang berlansung, pemuda itu meminta izin untuk solat terlebih dahulu. Lalu masuklah pemuda itu untuk melaksanakan solat dan berdoa.

“Ya Allah, Kewalian hamba sudah diketahui banyak orang. Maka matikan lah hamba segera.”
Terlalu lama ulama-ulama yang menunggu diluar, untuk menanyakan kepada pemuda tersebut banyak hal. Mereka tidak mengetahui bahwasanya sang pemuda tersebut telah dipanggil menghadap Allah SWT. Karena tidak sabar para ulama langsung masuk ke dalam tempat dimana pemuda itu melaksanakan solat. Namun mereka mendapatkan pemuda itu sudah tidak bernafas lagi alias meninggalkan dunia yang fana ini.

Dari cerita diatas dapat disimpulkan, bahwa kita tidak boleh menilai orang hanya dari luarnya saja. Kita harus menghormati setiap manusia apabila ingin dihormati.
Jangan karena dia seorang budak maka dengan seenaknya kita memperlakukannya. Kita harus adil kepada semua orang tanpa membedakan perbedaan. Demikianlah cerita yang berjudul "Budak Yang Ternyata Wali Allah SWT".

Salam berbagi
Ditulis oleh Antoni Clianto

Judul: Budak Yang Ternyata Wali Allah SWT; Ditulis oleh ACL Toni; Rating Blog: 5 dari 5

8 komentar:

Makasih mas munap said kunjungannya dan sudah membaca artikel singkat ini :)

subhanallah, tidak kekuatan yang besar selain kekuatan sang illah. semoga kita bisa mengambil hikmah dari isi cerita ini?

Semoga Allah ridho,Amin amin amin

Rasulullah tidak pernah berdo'a minta dimatikan. Padahal tingkatannya jauh di atas semua wali yg ada di muka bumi ini. Apakah kita lebih mengagungkan dia ataukah Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam?

Unknown : sebaiknya dibaca baik-baik alur ceritanya, apa yang sedang ingin saya sampaikan atau memang saya yang salah dalam penyampaiannya.

memang benar segala sesuatu hanya terlihat dari kulitnya saja,namun kita tak pernah tau isi dari kulit tersebut.subahanallah semoga ini menjadi pelajaran bagi saya khususnya..

Post a Comment

DILARANG MEMBERIKAN LINK HIDUP DI BADAN KOMENTAR