Saturday, May 24, 2014

Ulama Yang Pakaiannya Kotor

Manusia itu adalah makhluk istimewa yang telah dipercaya dan mendapatkan amanat Allah SWT untuk menjadi khalifah dibumi. Allah SWT menciptakan manusia dengan berbagai bentuk dan berbeda status sosialnya. Ada yang miskin dan ada yang kaya. Namun kebanyakan dari kita memandang seseorang dari penampilan atau status sosialnya. Sebenarnya itu sangat disayangkan sekali.
Cerita dibawah ini adalah tentang ulama dihargai karena pakaiannya. Saya dapatkan cerita ini dari guru ngaji dan sedikit ditambahkan agar enak untuk dibaca dan mudah dipahami.
Ada seorang ulama besar yang sangat pandai dan telah terkenal akan ilmunya bukan popularitasnya. Sang ulama yang selalu tampil rapi memakai imama. Selalu hadir tepat waktu dan selalu hadir. Jika tidak hadirpun pasti ada keperluan yang mendadak dan darurat.
Suatu ketika ulama tersebut diundang untuk mengisi ceramah agama disuatu daerah. Akhirnya pada hari yang ditentukan ulama tersebut datang untuk memberikan ceramah agama. Setelah sampai ditempat parkir yang sangat luas, ulama segera memasuki mesjid.
Sambutan yang meriah begitu berasa ketika akan memasuki mesjid. Iring-iringan marawis yang sangat meriah dan adanya petasan untuk isyarat bahwa yang ceramah telah tiba. Sepanjang jalan menuju mesjid ulama itu menjadi pusat perhatian.
Saat memasuki mesjid, para jamaah segera menghampiri ulama tersebut untuk cium tangan. Banyak sekali yang cium tangan sampai memakan waktu yang tidak sebentar. Setelah selesai ulama itu duduk sejenak sebelum ceramah untuk istirahat.
Setelah dirasa cukup waktu istirahat, panitia langsung memberikan kesempatan untuk ceramah. Namun apa yang dilakukan ulama itu. Sang ulama itu mengambil makanan yang ada lalu membaluri ke pakaiannya yang putih bersih sehingga kotor.
Para jamaah terheran-heran melihat peristiwa itu. Kenapa sang ulama tersebut bukannya memberikan ceramah, tapi malah berbuat seperti itu. Salah satu dari mereka bertanya kepada ulama tersebut.
Jamaah : kyai kenapa pakaiannya diusap-usap dengan makanan? 
Ulama : saya akan kembali bertanya pada jamaah. Kenapa saya begitu dihormati dengan pakaian yang seperti ini? Beberapa saat lalu saya menghadiri acara agama seperti ini dengan memakai pakaian sederhana. Tidak ada satupun iring-iringan dan penghormatan yang berlebihan seperti yang saya dapat hari ini. Apakah dengan pakaian yang bagus kalian menghormati seseorang? Jika terlihat tidak enak kalian beri hinaan dibelakangnya.
Semua jamaah yang hadir terdiam dan tidak bisa berkata-kata. kemudian setelah kejadian itu sang ulama tersebut tetap memberikan ceramah agama dengan pakaian yang kotor dengan makanan.

Lanjut membaca artikel sambungan dari postingan ini yaitu Budak yang Ternyata Wali Allah SWT.
Ditulis oleh Antoni CLianto
Judul: Ulama Yang Pakaiannya Kotor; Ditulis oleh ACL Toni; Rating Blog: 5 dari 5

2 komentar:

Subhanalloh, dari sini kita bisa belajar utk menghargai seseorang bukan hanya melihat dari fisiknya semata.

Post a Comment

DILARANG MEMBERIKAN LINK HIDUP DI BADAN KOMENTAR