Donasikan harta anda di jalan ALLAH SWT

Segera investasikan harta anda dengan donasi untuk bekal nanti di Akhirat. Anda dapat mendonasikan sebagian rezeki anda ke Mesjid yang saat ini sedang di renovasi atau dibangun. Saya hanya sebagai perantara saja. Semoga amal kita diterima Allah SWT.

Kisah Barseso Yang Terkena Tipu Daya Setan

Dahulu ada seorang ulama yang terkenal dimana-mana. Mampu berjalan diatas permukaan air karena sangat sholeh. Namun akhir hayatnya tidak cukup baik, karena terkena tipu daya setan yang menyamar seperti manusia.

Langit Dan Bumi Ini Tidak Terjadi Dengan Sendirinya

Dalam cerita ini adalah tentang seorang komunis dan seorang ulama. Seorang komunis itu berpendapat bahwa langit dan bumi terjadi dengan sendirinya tanpa ada penciptanya. Sedangkan seorang ulama mempunyai pendapat yaitu langit dan bumi ini terjadi karena ada penciptanya, tidak dapat terjadi dengan sendirinya.

Showing posts with label Wali Allah. Show all posts
Showing posts with label Wali Allah. Show all posts

Saturday, November 22, 2014

Kisah Suami yang Tidak Cinta Dunia

Pada zaman dahulu kalah di wilayah arab ada sebuah pemandian air panas untuk orang-orang kaya arab. Tarif yang ditawarkan cukup mahal dan fantastis karena hanya orang kaya dan pejabat-pejabat yang biasa menggunakan pemandian itu. Namun orang sederhana juga dapat menggunakan jasa tersebut.

Kisah-Suami-yang-Tidak-Cinta-Dunia

Pada waktu yang sama, hiduplah Ahmad dan istrinya. Mereka hidup sederhana dan tidak cinta dunia dipinggiran kota. Hidup yang mereka jalani penuh dengan nikmat dan keberkahan. Namun seorang sufi itu tidak begitu peduli akan kehidupan di dunia ini. Karena hidup didunia ini hanya sementara dan tidak akan kekal.

Suatu hari sang istri pergi ke kota untuk berniaga di pasar. Jarak tempuh yang tidak dekat, namun dia tetap berjalan kaki setiap hari. Barang dagangannya diangkut oleh suaminya menggunakan gerobak.

Didalam perjalanan, sang istri melihat suatu tempat yang indah dan menarik dia untuk memdatanginya. Ternyata tempat tersebut adalah pemandian air panas yang sangat mewah. Istinya belum mengetahui trmpat apa itu, sehungga dia meminta izin kepada suaminya tersebut dan diizinkan.

Sesampai didepan tempat pemandian air panas itu, sang istri tersebut tidak dapat mendekat karena ada penjaga dan tempat untuk membeli tiket masuk. Dia melihat mahalnya harga tiket masuk untuk dapat mandi ditempat itu. Sehingga dia kecewa berat karena dia tidak mempunyai uang yang cukup.

Sang istri kembali ke pasar, karena suaminya akan mengajar disuatu sekolah islam dekat rumah. Hari itu berjalan dengan biasanya, dan mereka berdua sampai dirumah seperti biasa. Terjadi percakapan antara Ahmad dan istrinya.

  • Ahmad : Istriku, tadi kamu darimana saja? Aku mencarimu
  • Istri : aku tadi habis melihat pemandian air panas dalam perjalanan menuju ke pasar. Bolehkah aku menikmati pemandian air panas tersebut?
  • Ahmad : Silahkan saja, jika kamu menginginkan itu. Namun tunggu 3 hari ya, aku harus mencari uangnya terlebih dahulu karena harganya mahal
  • Istri : baiklah, tapi tidak bisakah 1 hari saja suamiku?
  • Ahmad : mohon maaf istriku, segitulah kemampuanku. Kamu harus bersabar dalam mendapatkan sesuatu karena semua tidak ada yang instan. Kita ini bukan orang kaya seperti mereka yang dapat setiap hari menikmati kemewahan itu.

Sang istri akhirnya menerimanya, walaupun raut wajahnya tidak ada keikhlasan. Setelah pembicaraan tersebut, mereka berdua lalu beristirahat sejenak dan makan malam bersama.

Setelah 3 hari kemudian
Hari-hari cepat berlalu, mendekatkan kita dengan kematian. Istrinya menagih janji kepada suaminya akan keinginannya menikmati pemandian air panas ditengah kota. Setelah mendapatkan uang dari suaminya, sang istri langsung bergegas mengunjungi pemandian ait panas itu.

Sesampai di pemandian tersebut, dia langsung masuk untuk segera menikmatinya. Namun sebelum sampai di tempat keinginannya, dia dihalangi oleh petugas keamanan. Petugas keamanan itu mengampiri dia dan berkata " sedang apa ibu disini?". Lalu wanita itu menjawab "saya ingin mandi di dalam". Petugas keamanan menjawab kembali " mohon maaf ibu, hari ini tempat ini di booking full tanpa adanya pelanggan yang lain".

Rasa kecewa yang tidak tertahan karena telah lama ia menunggu selama tiga hari hanya untuk menikmati pemandian air panas. Akhirnya ia pulang kerumah dengan wajah yang tidak enak dipandang. Ada rasa kekecewaan kepada suaminya, karena terlalu lama memberikan uangnya.

Hari itu sungguh sangat mengecewakan untuk istrinya tersebut. Akibatnya pada hari itu dia tidak melakukan aktifitas sehari-hari. Dia langsung pulang dan meratap di dalam kamarnya.

Ahmad itu bertanya-tanya dalam hatinya "ada apa ini? Istriku tidak kembali ke tempat berniaga hari ini. Ahmad memutuskan untuk pulang lebih awal dan sekaligus mencari istrinya yang tidak tahu dimana.

Sampailah Ahmad di depan rumah dan dia melihat pintu tidak terkunci dengan baik. Dia memutuskan untuk mengecek kedalam kamar. Dan ternyata, dia melihat sang istri sedang menangis sekencang-kencangnya. Segera Ahmad itu bertanya apa yang terjadi kepada istrinya.
  • Ahmad : wahai istriku... !!!! Ada apa dengan dirimu? Kenapa menangis seperti itu? Istrinya hanya terdiam dan tidak mengeluarkan satu katapun. Kemudian syeik itu bertanya kembali.
  • Ahmad : apa ada hubungannya denganku? Sehingga kamu menangis seperti ini? Lalu sang istri baru membalas dengan jawaban yang tidak enak didengar telinga.
  • Istrinya : semua ini salahmu... !!! Aku kecewa sekali memiliki suami sepertimu.

Dengan bingungnya Ahmad kembali bertanya dan penasaran apa yang sedang terjadi dengan istrinya.

  • Ahmad : kenapa begitu istriku? Aku telah memenuhi kewajibanku sebagai suami. Walaupun keinginanmu tidak dapat langsung terwujud karena masalah uang. Tapi lepas dari itu semua, aku menyayanyi kamu dengan tulus dan ikhlas.
  • Istri : Kamu memberiku uang terlalu lama, sehingga aku gagal mendapatkan keinginanku. Kamu harus tau, aku hari sedih sekali. Karena disaat aku ingin menikmati pemandiaan air panas dan aku telah memiliki uang, namun tempat itu sudah penuh disewa oleh orang kaya. Pokoknya aku menyesal menikah denganmu, karena tidak dapat memenuhi keinginanku.
  • Ahmad : baiklah kalau kamu menyesal dengan pernikahan kita, ayo ikut aku.

Akhirnya Ahmad itu mengajak istrinya ke kamar mandi dan tepatnya di sumur tempat mereka menimbah air untuk keperluan sehari-hari. Seketika Ahmad itu menjatuhkan ember, entah apa yang ia lakukan. Setelah di angkat, sungguh mengejutkan ternyata bukan air yang ada di ember tersebut.

Ahmad berkata " ini yang kamu inginkan istriku? Sambil menyodorkan ember yang berisikan emas batangan. Istrinya berkata "iya suamiku, jadi aku dapat membeli semua keinginanku. Suamiku, apakah sumur kita berisikan banyak emas? Segera ambil suamiku, agar kita cepat kaya dan tidak miskin seperti ini"

Ahmad pun berkata "kalau seperti keinginanmu, sekarang aku mengajukan pertanyaan kepadamu. Kamu memilih aku apa emas ini?". Istrinya memikirkan dengan baik-baik dan terdiam. Istrinya berkata kembali "tidak suamiku, aku memilihmu dan tidak ingin kehilanganmu.

Akhirnya istrinya Ahmad sadar bahwa hidup di dunia ini hanya sementara, harta tidak akan dapat menolong kita di Akhirat nanti. Dengan sadarnya istrinya ahmad, dia sekarang tidak terlalu berambisi akan kesenangan dunia.

Ditulis oleh Antoni CLianto

Saturday, July 5, 2014

Budak Yang Ternyata Wali Allah SWT

Budak-Yang-Ternyata-Wali-Allah-SWTArtikel kali ini adalah sambungan cerita dari postingan berjudul "ulama yang pakaiannya kotor". Silahkan di simak atau jika belum membaca artikel sebelumnya silahkan membacanya. Agar dapat mengetahui cerita selengkapnya.

Ulama yang pakaianya kotor itu pun tidak mengganti pakaiannya ataupun beranjak pulang. Ia melanjutkan ceramah untuk mengisi acara yang sedang berlangsung. Dalam ceritanya beliau menceritakan tentang seorang budak yang ternyata seorang wali Allah.

Ulama itu memulai ceramahnya dan beginilah isi ceramahnya kurang lebih. Pada zaman dahulu kala ada suatu perkampungan yang sangat kering. Hujan tak kunjung datang untuk menyapu dasar tanah. Kekeringan dan kelaparan terjadi dimana-mana.

Sudah banyak cara untuk mengundang hujan turun. Namun, hujan pun tidak turun juga. Akhirnya tokoh masyarakat setempat berencana untuk mengadakan solat istiqoh ( solat meminta hujan ). Hanya itu salah satu cara untuk meminta hujan kepada Allah SWT. Sudah seharusnya seorang hamba meminta pertolongan kepada sang pencipta langit dan bumi.

Pada saat waktu yang ditentukan tiba. Masyarakat pun berbondong-bondong untuk melakukan solat istiqoh. Dengan pakaian bagus nan indah ulama dan masyarakat melaksanakan solat istiqoh. Namun hujan pun tidak turun juga setelah solat dilaksanakan. Mereka pun semua kebingungan dan sedikit kecewa karena hujan tidak turun.

Tak lama masyarakat dan sesepuh membubarkan diri, munculah seorang pemuda berpakaian sederhana. Ia langsung mengangkat kedua tangannya untuk berdo'a. Seketika hujan pun turun dari langit membasahin bumi. Para jama'ah pun terkejut akan do'a pemuda itu yang langsung dikabulkan oleh Allah SWT.

Sesepuh dan parah ulama setempat langsung hendak menghampiri pemuda tersebut. Namun sang pemuda itu berlari dengan cepat. Karena rasa penasaran semua kalangan masyarakat, akhirnya mereka semua mengikuti sang pemuda tersebut.

Sampailah pemuda itu dan bergegas untuk masuk ketempat dimana dia tinggal dan bekerja. Masyarakat pun akhirnya mengikuti pemuda, para ulama sudah mengetahui bahwa dia itu adalah seorang wali Allah. Karena ketika dia berdoa maka doanya langsung dikabulkan.

Akhirnya para ulama dapat menemuinya dan berbincang sedikit namun diperbincangan yang sedang berlansung, pemuda itu meminta izin untuk solat terlebih dahulu. Lalu masuklah pemuda itu untuk melaksanakan solat dan berdoa.

“Ya Allah, Kewalian hamba sudah diketahui banyak orang. Maka matikan lah hamba segera.”
Terlalu lama ulama-ulama yang menunggu diluar, untuk menanyakan kepada pemuda tersebut banyak hal. Mereka tidak mengetahui bahwasanya sang pemuda tersebut telah dipanggil menghadap Allah SWT. Karena tidak sabar para ulama langsung masuk ke dalam tempat dimana pemuda itu melaksanakan solat. Namun mereka mendapatkan pemuda itu sudah tidak bernafas lagi alias meninggalkan dunia yang fana ini.

Dari cerita diatas dapat disimpulkan, bahwa kita tidak boleh menilai orang hanya dari luarnya saja. Kita harus menghormati setiap manusia apabila ingin dihormati.
Jangan karena dia seorang budak maka dengan seenaknya kita memperlakukannya. Kita harus adil kepada semua orang tanpa membedakan perbedaan. Demikianlah cerita yang berjudul "Budak Yang Ternyata Wali Allah SWT".

Salam berbagi
Ditulis oleh Antoni Clianto