Donasikan harta anda di jalan ALLAH SWT

Segera investasikan harta anda dengan donasi untuk bekal nanti di Akhirat. Anda dapat mendonasikan sebagian rezeki anda ke Mesjid yang saat ini sedang di renovasi atau dibangun. Saya hanya sebagai perantara saja. Semoga amal kita diterima Allah SWT.

Kisah Barseso Yang Terkena Tipu Daya Setan

Dahulu ada seorang ulama yang terkenal dimana-mana. Mampu berjalan diatas permukaan air karena sangat sholeh. Namun akhir hayatnya tidak cukup baik, karena terkena tipu daya setan yang menyamar seperti manusia.

Langit Dan Bumi Ini Tidak Terjadi Dengan Sendirinya

Dalam cerita ini adalah tentang seorang komunis dan seorang ulama. Seorang komunis itu berpendapat bahwa langit dan bumi terjadi dengan sendirinya tanpa ada penciptanya. Sedangkan seorang ulama mempunyai pendapat yaitu langit dan bumi ini terjadi karena ada penciptanya, tidak dapat terjadi dengan sendirinya.

Tuesday, February 14, 2017

Sikap Muslim Dalam Memilih Pemimpin, Orang Kepercayaan, Dan Teman Setia

Bertaqwalah kepada Allah, sebagai muslim harus pintar dalam menentukan sikap. Ikutilah ulama yang saat ini dibenci oleh kaum kafir, munafik dan musyrik.


Menaggapi pilkada serentak yang jatuh pada hari ini(15/02/2017), menghimbau untuk muslim untuk vote muslim. Jika memang pasangan calon semuanya muslim anda bebas menentukan siapa yang menurut anda pantas dan mampu.

Untuk muslim yang wilayahnya terdapat pasangan calon dari golongan kafir sebaiknya memilih muslim. Karena anda sudah membantu saudara sesama muslim untuk mengalahkan kubu kafirin.

Tidak perduli apa yang sudah dilakukan oleh kafir tersebut, mau sudah bangun mesjid di daerah anda atau mungkin orangnya tidak korupsi. Itu semua pandangan yang terlihat oleh mata, tidak sepenuhnya benar bisa saja salah. Hal yang paling penting anda tidak meninggalkan orang orang muslim dan mendahulukan orang kafir dalam pemilihan ini. Berikut ini sesua dengan ayat di dalam Al-Qur'an:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi wali (pemimpin) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah kami ingin mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu)?” (QS: An Nisa’ [4]: 144)

Bagaimana jika pemimpin kafir itu sudah teruji dan mampu membangun kota lebih baik dari yang muslim. Saya ambil filosofi dari hadist Rasulullah SAW dalam memilih pasangan hidup :

Al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Wanita dinikahi karena empat perkara; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya; maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscaya engkau beruntung. (HR. Bukhari).

Sebaik apapun wanita, masih lebih baik anda pilih agamanya. Sesuai hadits anda akan beruntung memilih wanita sholehah. Karena harta, kecantikan tidak abadi. Dan jika keturunan, ketahuilah kita semua berasal dari satu yaitu Nabi Adam AS. Dahulukan agama dari kepentingan lainnya agar kalian beruntung.

Dan untuk saudara muslim seiman yang ingin golput dengan banyak alasan sistem di Indonesia bukan sistem islam dan ada juga yang merujuk pada hadist dibawah ini:

Dari Abu Musa Radhiyallahu anhu dia berkata, “Saya masuk menemui Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersama dengan dua orang dari kaumku, lalu salah seorang dari kedua orang itu berkata, “Jadikanlah (angkatlah) kami sebagai amir (pejabat) wahai Rasulullâh!” Kemudian yang seorang lagi juga meminta hal yang sama. Maka beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya kami tidak akan mengangkat sebagai pejabat orang yang memintanya dan tidak juga orang yang tamak terhadap jabatan itu” Hadits Shahih. Telah dikeluarkan oleh al-Bukhâri (2261, 6923, 7149, 7156 & 7157) dan Abu Dâwud (2930, 3579 & 4354) dan an-Nasâ-i (5382) dan yang lainna.

Bertaqwalah kepada Allah, di dalam hadist ini keduanya muslim. Berbeda konteks dengan mendahulukan memilih pemimpin muslim dari kafir. Jika memang semua pasangan calon muslim, anda boleh memakai hadist ini. Namun dalam hal ini bantulah saudara muslim anda untuk dapat mengalahkan orang kafir. Bayangkan jika anda dan golongan anda memilih golput dan kafirin yang menang ? Apakah anda yakin tidak diminta pertanggungjawaban kelak ?

Mengangkat pemimpin ibarat memilihkan suami untuk adik atau saudara. Jika anda memilih orang muslim maka setiap dosa yang dilakukan akan menjadi tanggung jawab suami tersebut. Namun jika anda memilih seorang kafir, anda akan mendapatkan dosa terus menerus karena memang tidak boleh menikah seorang muslim dengan kafir (berbeda agama).

Wallahu a'lam, yang baik datangnya dari Allah dan yang buruk dan keliru itu kesalahan pribadi. Saya mohon ampun kepada Allah jika artikel ini keliru dan ada kesalahan, saya hanya manusia biasa yang penuh dengan dosa.

Tuesday, December 27, 2016

Bekal Apa yang Telah Anda Persiapkan Untuk Menghadapi Kematian ?

Antoni Clianto - Pada akhir tahun ini saya akan membahas artikel tentang kematian. Kematian adalah sesuatu yang sangat pasti untuk semua makhluk yang bernafas. Kapan dan di mana kita tidak tahu, namun yang pasti kamatian akan menghampiri kita. Siap atau tidaknya tergantung apa yang anda lakukan sekarang.


Jadi teringat sebuah kisah yang di ceritakan pada suatu khutbah jum'at. Di sebuah tempat perbelanjaan ada tukang parkir. Saat itu dia melihat orang yang kaya dan berpenampilan mewah akan pulang. Dengan semangat tukang parkir tersebut berdiri dan siap memandu mobil agar tidak bersenggolan dengan yang lain.

Setelah mesin mobil hidup, tukang parkir terkaget. Tiba tiba mobil tersebut mundur dengan sangat kencang begitu saja dan apa yang terjadi ? mobil tersebut menambrak mobil yang ada di belakangnya. Bergegas tukang parkir menghampiri mobil tersebut. Setelah tepat di depan pintu mobil, tukang parkir itu di buat sangat kaget dengan matinya orang kaya tersebut.

Kematian Tidak Pilih Usia Tua Saja

Kisah di atas menggambarkan dengan jelas bahwa kematian dapat menghampiri kita kapan pun dan di mana saja kita berada. Baik itu orang tua, anak muda, ataupun masih anak bayi. Jangan terlena dengan kehidupan dunia karena hanya memiliki keindahan yang menipu. Alam akhirat lebih kekal dan lebih baik untuk kita kejar dan kita upayakan.

Hidup di dunia ini bagaikan bercocok tanam, siapa yang menanam kebaikan maka kelak akan menuai kenikamatan. Dan jika anda di dunia ini hanya bermaksiat dan menanam keburukan maka kelak akan mendapatkan balasan yang setimpal.

Beberapa waktu yang lalu ada yang pernyataan nyeleneh dari temen yaitu "hidup di dunia ini yang pasti pasti saja. Jikalau mati nanti juga di kubur dan selesai tugas dan masalah selesai". Apakah orang itu tidak pernah mendapat peringatan ? atau memang belum terbuka pintu hatinya untuk menerima hidayah. Jika orang yang hidup bisa mendengar jeritan mayat yang sedang merintih di alam kubur, pastinya orang tersebut akan lebih banyak menangis dibandingkan tertawa.
Dari Abu Sa’id Al-Khudriy RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Apabila jenazah diletakkan dan orang-orang mengangkatnya di atas pundak mereka, jika jenazah itu baik maka ia berkata, “Ajukanlah saya”. Jika jenazah itu tidak baik maka ia berkata, “Wahai celakanya, kemanakah kalian pergi membawa jenazah?”. Segala sesuatu mendengarnya kecuali manusia. Seandainya manusia mendengarnya niscaya ia pingsan”. [HR. Bukhari juz 2, hal. 87]
Dunia terlihat sangat indah jika belum kita miliki, namun jika anda sudah memilikinya maka anda menginginkan sesuatu yang lebih. Begitulah sifat asli manusia yang cinta dunia tapi takut mati.

Sebaik-baik bekal dalam menghadapi kematian adalah ketaqwaan kepada Pencipta alam semesta ini yaitu Allah SWT. Tidak ada yang sama dan serupa denganNya, semua tunduk dan patuh terhadap perintahNya.

Saturday, October 8, 2016

Perdebatan Panjang Tentang Memilih Pemimpin dalam Islam

Salam sejahtera sudah lama sekali saya tidak menulis artikel tentang pemahaman saya tentang agama islam yang bersumber dari beberapa guru ngaji yang telah saya ikuti. Semoga ada manfaatnya dan jika tidak sependapat bisa langsung berkomentar ya sahabat.

Di sosial media sedang ramai sekali tentang masalah yang ditimbulkan akibat perkataan gubernur Jakarta periode 2012-2017. Sebenarnya apa yang sedang terjadi ? Sebelumnya anda bisa melihat video yang menjadi perdebatan yang sangat fatal.


Dalam video diatas sangat jelas bahwa gubenur Jakarta yang biasa dipanggil ahok. "Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu enggak pilih saya. Dibohongin pakai surat Al Maidah ayat 51, macam-macam itu. Itu hak bapak ibu".

Bagaimana pendapat anda ? Kalau menurut yang saya tangkap dalam perkataan tersebut adalah anda yang muslim dibohongi pakai surat Al-Maidah 51 oleh sebagian orang yang dianggap sebagai lawannya dalam politik.

Seharusnya Ahok bisa menghormati mayoritas, karena itu bagian dari dakwah dan penyampaian kepada masyarakat dalam bagaimana cara memilih pemimpin yang benar sesuai tuntunan wahyu yang terdapat dalam Al-Qur'an.

Perdebatan panjang yang terjadi di facebook profil saya dengan salah satu teman yang masih belum paham. Mungkin menurutnya lebih baik pemimpin kafir yang kerja keras daripada pemimpin muslim yang selalu korupsi. Sebenarnya perbandingan seperti itu kurang tepat.

Coba anda lihat dinegera barat dan mayoritas agamanya bukan islam, apakah pembunuh, pemerkosa, tukang korupsi dan kejahatan lainnya dilakukan oleh orang muslim ? Makanya jangan membuat perbandingan seperti itu, masih banyak pemimpin muslim yang amanah dan jujur.

Perdebatan Pada Facebook

Perdebatan Panjang Tentang Memilih Pemimpin dalam Islam
  • Surya Chandra Gobel : terus yg kerja di perusahaan yg dipimpin non muslim gimana pak ? apa harus berhenti kerja semuanya ? kan udah jelas di Al-Quran ga boleh pilih pemimpin non muslim dalam hal apa pun ?
  • Antoni Clianto : berbeda. kita kerja atasannya kafir, tidak bisa memilih. pemilihan pemimpin diperusahaan tidak kita yang melalukan. sedangkan pemimpin negara kita bisa memilih jadi konteksnya berbeda. contohnya jika saat ini pemimpin perusahaan pertama kita islam, setelah itu perusahaan goyang dan diakuisisi oleh kafir. apakah anda melalukan pemilihan ?
  • Surya Chandra Gobel : hmm, begitu ya, kalo kita golput dan si non muslim jadi pemimpin lagi gimana ?
  • Antoni Clianto : sebaiknya jangan golput, karena jika umat islam pada golput maka kekuatan berkurang dan ada indikasi si kafir jadi pemimpin. Soalnya mereka sangat kompak dan tidak terlihat gerakannya. jika pemimpin yg kita pilih kurang amanah, kita tidak berdosa karena kembali kepada si oknum tersebut yg mendapat amanah. jika tidak amanah maka urusannya sama Allah. yg terpenting kita tidak mengabaikan perintah dan wahyu yang ada dalam Al-Qur'an. Jadi kalau orang bilang politik ga boleh ada agama itu salah dan itu orang liberal. yg ga boleh itu agama dimasukkan budaya dan lainnya sehingga jadi tidak murni.
  • Yosan Erwanto : Tidak apa2 bekerja di perusahaan non muslim jika tidak mengganggu kewajiban kita sebagai umat muslim. Jika perusahaan tersebut menghambat kewajiban kita sebagai muslim, berarti anda salah masuk perusahaan.
  • Deddy Harya Al-fath : orang bekerja dengan kapir, itu lain perkara, karena urusannya dengan kontrak kerja sama yang berupa jasa dan upah, urusan muamalah, dan bukan mengatur sistem dalam masyarakat jadi tidak masalah bekerja kepada kapir. Pemimpin wilayah atau auliya itu artinya orang kepercayaan dan atau penolong, disisi lain, mereka lupa bahwa pemimpin itu memiliki kriteria2 diatas (orang kepercayaan dan penolong), dalam arti yang simpel, justru makna aulia itu sangat luas, tidak terbatas mengacu pada memimpin saja. Aulia adalah orang kepercayaan dan penolong, dalam arti yang simpel, justru makna aulia itu sangat luas, tidak terbatas mengacu pada memimpin saja nahh pahami aja dlu makna. Dan saya akui ahok bekerja dengan bagus dan bisa merubah birokrasi di Jakarta Kiya bisa percaya dengan pemimpin non muslim tetapi kenapa kita tidak percaya dengan pemimpin muslim dan kita awasi kinerja nya.
  • Surya Chandra Gobel : kalo si pemimpin non muslim itu bikin sejahtera dan bener2 tulus kerja untuk rakyatnya gimana ? soalnya baru 1 dari 3 calon yg programnya bener2 nyata udah berjalan, selain itu belom ada lagi yg udah kasih bukti nyata programnya ?
  • Yosan Erwanto : Isi hati sih gada yg tau kecuali orangnya sendiri dan sang pemilik hati
  • Surya Chandra Gobel : dalam hal memerintah, emang yakin Ahok bakal bikin umat muslim Jakarta tergusur ? kalo dia kaya gitu yah tinggal serang aja, beres, jangan terlalu cemas pak.
  • Ri Mu Tho : Kenapa tidak Anda serang dari sekarang? Banyak kebijakannya yg merugikan umat islam. Mulai dari (niatnya) membuat sertifikat pelacur sampai penghinaannya dia terhadap Alqur'an.
Demikianlah ringkasan perdebatan dalam facebook saya, saya kembalikan lagi ke kata-kata yang ada pada gambar diatas. "Bagaimana saya bisa meyakinkan anda, sedangkan Firman Allah saja tidak anda yakini dan anda abaikan". Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT dan selalu mendapatkan petunjuk ke jalan yang lurus.

Saturday, January 23, 2016

3 Faktor yang Menentukan Orang Bahagia

3 faktor yang menentukan orang bahagia - kebahagiaan tidak ditentukan oleh banyaknya uang atau mungkin jabatan yang tinggi. Kebahagiaan yang sejati itu hanya dimiliki orang-orang beriman yang senantiasa menjalankan perintah Allah SWT.

3 Faktor yang Menentukan Orang Bahagia

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi seseorang bahagia dan yang dapat menunjang kebahagiaan seseorang. Berikut ini adalah faktor penentu yang membuat anda bisa menjadi bahagia :

1. Usia

Usia panjang dapat menjadikan seseorang bahagia. Kenapa ? Kerena dengan usia yang panjang orang tersebut dapat menikmati hidup lebih lama, apalagi jika umurnya panjang tidak mempunyai penyakit. Orang tersebut dapat menikmati hangatnya keluarga dan kebersamaan bersama anak dan cucu.

2. Bisa Makan dan Minum

Masalah perut ini bisa dikatanya penting untuk keberlangsungan hidup manusia. Untuk apa kita hidup lama, namun susah hingga masa tua? Pastinya orang yang bahagia itu hidupnya berkecukupan dari segi materi maupun makanan.

3. Tenang dalam Menjalankan Ibadah

Hidup ini sangat singkat dan bisa menjadi orang yang merugi jika kita tidak menggunakan dengan sebaik-baiknya. Hal baik adalah ibadah kepada sang penguasa alam jagad raya ini yaitu Allah SWT. Bahagialah orang-orang yang dapat setiap saat beribadah tanpa ada tekanan. Ibadah yang tenang akan membuat seseorang menjadi lebih tenang dalam hidupnya.

Demikianlah 3 faktor yang paling menentukan seseorang bahagia atau tidak? Anda seharusnya bersyukur, jika memiliki ketiga faktor tersebut. Karena banyak orang yang kurang beruntung dalam keluarganya.

Selain itu, orang bahagia bisa terletak di keluarganya. Contohnya memiliki istri yang sholeha, patuh dan selalu melayani suami dengan sepenuh hati. Sebaliknya suami yang sholeh dapat membimbing istri dengan baik untuk bersama-sama menuju surganya Allah SWT.

Saturday, November 21, 2015

3 Wanita Yang Sangat Hebat Siksaannya

3 Wanita Yang Sangat Hebat Siksaannya

Emansipasi zaman yang membuat kaum wanita banyak melakukan hal yang seharusnya dilakukan oleh pria. Apakah itu salah ? Sebenarnya tidak bisa memvonis hal ini salah, namun menurut pandangan saya tidak sesuai kodrat. Wanita seharusnya mendidik generasi penerus islam yang baik dan melayani suami dengan sebaik-baiknya. Kunci surga seorang istri ada pada suaminya. Jika seorang istri tidak patuh dan senantiasa durhaka pada suaminya apakah layak mendapatkan surga ?

Allah telah melebihkan pria dibandingkan wanita, maka dari itu pria yang mencari nafkah. Sesuai keterangan dari Al-Qur'an surat (An-Nisa`: 34) :
“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang shalihah, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka).”
Jika anda saat ini adalah seorang istri maka patuh dan berbaktilah pada suami, karena jaminannya masuk surga. Bacalah artikel yang mungkin menginspirasi anda yaitu wanita yang dijamin masuk surga atau tentang kisah istri yang sholeha

Pada suatu hari Rasulullah SAW menangis terseduh-seduh, kemudian Fatimah az-zahro dan Ali bin abi tholib masuk. Sebagai seorang anak, Fatimah heran dan ingin tahu kenapa ayahnya Rasulullah SAW sampai menangis seprti itu.

Fatimah : apa yang terjadi ayahku, ya Rasulullah?
Rasulullah : semalam saya di isra mi'raj oleh Allah, dalam perjalanan tersebut saya mampir ke neraka. Saya melihat 3 wanita yang sangat hebat siksaannya dari umatku.
1. Digantung dengan rambutnya sendiri.
Saat hidupnya, wanita ini tidak menutup auratnya dan senantiasa mengumbar auratnya kepada laki-laki yang bukan mahramnya.
2. Digantung dengan lidahnya.
Saat hidupnya selalu berbuat aniaya terhadap suaminya dengan menggunakan mulutnya. Dari memarahinya sampai hal yang membuat suaminya tidak ridho kepadanya.
3. Digantung dengan puting payudayanya.
Semasa hidupnya wanita ini berselingkuh diatas ranjang suaminya. Mungkin suaminya itu bekerja jauh dan tidak pulang dalam satu hari kerja.

Kami berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk, semoga anda bukan salah satu diantara 3 wanita yang akan mendapatkan siksa hebat di akhirat kelak.

Tuesday, October 13, 2015

Selamat Tahun Baru Muharrom 1437 Hijriah

Selamat tahun baru muharrom 1437 Hijriah - Salam sejahtera untuk semua umat muslim di seluruh dunia. Mari kita sambut bulan ini dengan meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Begitu banyak sekali nikmatNya yang dicurahkan kepada kita semua. Apakah kita masih belum menyadarinya? Sesuai dengan firman Allah :

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An Nahl: 18).

Mulai dari sekarang kita harus instropesi diri atau menghitung-hitung (hisab) amal kita. Manakah yang lebih banyak? Jika tahun ini lebih baik dari kemarin maka anda termasuk orang yang beruntung. Namun sebaliknya, jika tahun ini lebih buruk daripada tahun sebelumnya niscaya anda menjadi orang yang rugi dan celaka.

Selamat Tahun Baru Muharrom 1437 Hijriah


Di bulan muharrom banyak peristiwa penting yang terjadi yaitu :
  1. Allah menjadikan ‘Arasy, Luh Mahfuz, alam semesta, dan Malaikat Jibril
  2. Hari pertama Allah menciptakan alam, menurunkan rahmat, dan menurunkan hujan
  3. Nabi Adam bertaubat kepada Allah
  4. Nabi Idris diangkat oleh Allah ke langit.
  5. Nabi Nuh diselamatkan Allah keluar dari perahunya sesudah bumi ditenggelamkan selama 6 bulan
  6. Nabi Ibrahim diselamatkan Allah dari pembakaran Raja Namrud.
  7. Nabi Yusuf dibebaskan dari penjara.
  8. Penglihatan Nabi Yakub yang kabur dipulihkkan Allah.
  9. Nabi Ayub dipulihkan Allah dari penyakit kulit yang dideritainya.
  10. Nabi Yunus keluar dari perut ikan paus setelah berada di dalamnya selama 40 hari 40 malam.
  11. Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa.
  12. Allah menyelamatkan Nabi Musa dan pengikutnya dari bala tentara Fir'aun.
  13. Kesalahan Nabi Daud diampuni Allah.
  14. Nabi Sulaiman dikurniakan Allah kerajaan yang besar.
  15. Nabi Isa diangkat ke langit. 
Pada bulan muharrom kita juga dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah di bulan yang penuh berkah ini. Semua berlandasan dari hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.

Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma berkata :
Ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada hari‚ Asyura, maka Beliau bertanya : “Hari apa ini?.

Mereka menjawab :“ini adalah hari istimewa, karena pada hari ini Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, Karena itu Nabi Musa berpuasa pada hari ini.

Rasulullah pun bersabda: “Aku lebih berhak atas Musa daripada kalian“ Maka beliau berpuasa dan memerintahkan shahabatnya untuk berpuasa. (H.R. Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain, Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma berkata : Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda : “Jika tahun depan kita bertemu dengan bulan Muharram, kita akan berpuasa pada hari kesembilan (tanggal sembilan).“ (H.R. Bukhari dan Muslim.

Rasulullah SAW sudah menganjurkan walaupun belum melakasananya karena pada tahun berikutnya telah wafat. Bagaimana ? apakah anda sudah siap untuk melaksanakan puasa sunnah yang dianjurkan rasulullah?

Selamat Tahun Baru Muharrom 1437 Hijriah , semoga kita dapat meningkatkan kualitas iman dan islam. Sehingga kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi

Sunday, August 30, 2015

Berfikirlah Agar Tidak Menjadi Orang Yang Merugi

Malam ini begitu terang dan tenang, bulan sedang berukuran penuh. Alangkah indahnya dan sungguh dasyat melihat bulan dari bumi ketika rembulan. Tapi pernahkah anda berpikir siapa penciptanya? Apakah semua terjadi dengan sendirinya? Tentu saja tidak, semua yang ada di langit dan di bumi adalah milik Allah SWT. Allah menciptakan langit dan bumi dalam 6 masa sesuai keterangan dalam Al-Qur'an (Q.S. Al-Furqân(25):59, Q.S. As-Sajdah(32):4, Q.S. Qâf (50):38).

Langit dan bumi tidak terjadi dengan sendirinya, hanya orang-orang yang berfikir yang dapat membacanya. Maka dari itu, jangan sampai kita semua menjadi orang-orang yang rugi di akhirat kelak. Akhirat adalah kehidupan kekal yang tidak akan pernah mati, sedangkan dunia ini kita hanya hidup sementara dan pasti akan mati. Pergunakan waktu dan kesempatan dengan sebaik-baiknya, jangan sampai menjadi golongan orang-orang yang rugi.

Berfikirlah Agar Tidak Menjadi Orang Yang Merugi

Siapa golongan orang-orang yang rugi? Mereka yang tidak pernah percaya akan adanya pencipta langit dan bumi yaitu Allah SWT. Dan orang-orang yang mempersekutukan Dia, serta tidak menjalankan perintahNya dan menjauhi semua laranganNya. Ayo mulai sekarang kita berfikir bagaimana mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan kepada anda.

Tiada daya dan upaya, kecuali hanya dengan pertolongan Allah. Manusia adalah makhluk yang lemah dan tidak pantas untuk sombong. Ingat hidup di dunia hanya sementara, masih ada kehidupan yang kekal yaitu akhirat. Berikut ini adalah terjemah dari surat Al-Ashr, semoga bermanfaat dan bisa membuka hati dan fikiran.
  1. Demi waktu, 
  2. Sesungguhnya manusia dalam keadaan merugi. 
  3. Kecuali orang-orang yang beriman dan berbuat kebaikan, dan saling menasihati untuk kebenaran, dan saling menasihati untuk kesabaran.